asuransi jiwa bagi karyawan

Mau Membeli Asuransi Jiwa? Perhatikan Dulu Ini!

Memiliki asuransi jiwa, entah itu asuransi jiwa umum ataupun asuransi jiwa bagi karyawan memang wajib. Pasalnya, dengan adanya asuransi jiwa, hidup pun menjadi lebih terjamin karena nantinya pihak asuransi akan menanggung semua kerugian yang dialami oleh nasabahnya. Bahkan, pihak asuransi juga memberikan santunan untuk keluarga yang ditinggalkan.

Lantas, tertarikkah Anda membeli asuransi jiwa tersebut? Sebelum membelinya, perhatikan dulu beberapa hal penting ini, yuk!

 

Kenali produk asuransi yang akan dibeli

Pertama, kenali terlebih dahulu produk asuransi jiwa yang nantinya akan Anda beli untuk memproteksi diri dan keluarga. Melansir dari liputan6.com, terdapat beberapa jenis produk asuransi jiwa yang bisa Anda pilih. Misalnya saja, asuransi jiwa berjangka (term life insurance) yang memberikan perlindungan dengan jangka waktu tertentu. Umumnya, berkisar antara 5, 10, hingga 20 tahun. Asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance) dengan perlindungannya sampai seumur hidup atau sampai nasabah mencapai usia maksimum.

Asuransi jiwa unit link yang menawarkan asuransi dan investasi di dalamnya. Dengan adanya produk asuransi satu ini, maka Anda tidak hanya terproteksi melainkan juga bisa menabung untuk masa depan Anda nantinya.

 

Sesuaikan premi dengan kemampuan finansial Anda

Seperti diketahui, premi merupakan kewajiban yang harus dibayar nasabah asuransi dengan jumlahnya sesuai dengan kesepakatan antara nasabah dan perusahaan asuransi untuk mendapatkan manfaat asuransi yang dipilih. Biasanya, pembayaran premi bisa dilakukan secara bulanan, tiga bulan (kuartalan), enam bulan (semesteran), hingga tahunan.

Nah, supaya tidak memberatkan, pilihlah premi yang memang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Jangan sampai memilih premi terlalu besar karena dikhawatirkan nanti Anda malah kesulitan membayarnya. Idealnya, alokasi dana untuk asuransi adalah sekitar 10 – 20 % pendapatan bulanan Anda.

 

Ketahui besaran uang pertanggungan yang diberikan

Tentu saja, perusahaan asuransi memberikan uang pertanggungan kepada nasabahnya yang terkena musibah, meninggal dunia, misalnya. Uang pertanggungan ini biasanya diberikan kepada ahli waris nasabah asuransi. Besaran uang pertanggungannya sendiri tergantung pada premi yang diambil. Semakin tinggi preminya, maka semakin tinggi pula uang pertanggungannya.

Namun, ada juga beberapa asuransi yang preminya tinggi tapi uang pertanggungannya kecil. Hal ini disebabkan karena preminya dibagi dua, yaitu untuk asuransi dan investasi seperti pada asuransi jiwa unit link.

 

Cek track record perusahaan asuransi yang dipilih

Pastikan Anda memilih asuransi yang memiliki kredibilitas tinggi. Ini bisa Anda cek melalui track record dari perusahaan asuransinya. Perhatikan apakah perusahaan asuransi tersebut mendapatkan penghargaan beberapa tahun belakangan, track record-nya bagus, dan yang tidak kalah penting adalah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tidak hanya itu, perusahaan asuransinya sebaiknya memiliki tingkat modal minimum berbasis risiko (Risk Based Capital) sesuai dengan ketentuan.

 

Itulah dia beberapa hal yang harus diperhatikan jika Anda berencana membeli asuransi jiwa. Semoga bermanfaat, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *