kalkulator masa subur

Yuk, Kita Kenali Kalkulator Masa Subur

Pada dasarnya, Kalkulator Masa Subur kerap digunakan oleh banyak pasangan yang ingin memiliki momongan atau bahkan menunda dulu kehamilan.

Pasalnya, Kalkulator Masa Subur ini merupakan alat daring yang bisa membantu Wanita dewasa dalam menentukan masa suburnya. Tak cuma itu, Kalkulator Masa Subur juga bisa digunakan untuk membantu Wanita dalam mengatur waktu berhubungan intim selama kehamilan.

Akan tetapi, hasil perhitungan dari Kalkulator Masa Subur tersebut tidak sepenuhnya akurat lho. Kendati demikian, cara ini menjadi alternatif terbaik bagi bunda yang sedang merencanakan kehamilan. Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi seputar Kalkulator Masa Subur, mari kita simak saja langsung ulasan dibawah ini.

Pengertian Kalkulator Masa Subur

Sesuai dengan namanya, Kalkulator Masa Subur ini bisa digunakan untuk memprediksi kapan seorang Wanita akan mengalami ovulasi. Menurut informasi yang didapat, seorang Wanita bisa hamil hanya pada waktu tertentu di siklus haidnya, yaitu sebelum dan selama ovulasi.

Guna mengetahui waktu ovulasi, maka bunda bisa memprediksi kapan masa subur melalui Kalkulator Masa Subur. Lantas, bagaimana cara menghitungnya?

Perlu diketahui, penggunaan Kalkulator Masa Subur ini adalah dengan cara menghitung mundur 14 hari dari menstruasi di periode berikutnya. Adapun mengenai ketentuan perhitungan tersebut yang berdasarkan siklus haid 28 hari.

Manfaat Menggunakan Kalkulator Masa Subur

  • Dapat mengetahui masa subur untuk menentukan waktu berhubungan intim agar bisa cepat hamil
  • Untuk memahami bagaimana tubuh seseorang bekerja, terlebih agar tetap menjadi sehat
  • Dijadikan sebagai diagnosis mandiri jika periode ovulasi tidak sesuai dengan perhitungan, kemungkinan ada yang salah dengan Kesehatan sehingga harus segera memeriksakan diri ke dokter
  • Dapat membantu merencanakan jadwal harian, terlebih Ketika mendekati masa subur (ovulasi)
  • Dapat mencegah kehamilan yang tidak direncanakan dengan cara menghindari waktu berhubungan intim di hari tertentu
  • Dapat memperbaiki atau mempertahankan gaya hidup sehat
  • Untuk memeriksa beragam gejala ovulasi, seperti bercak ringan, rasa nyeri di bagian payudara, kram ringan, perut kembung, hingga dorongan seksual yang cenderung meningkat.

Cara Kerja Kalkulator Masa Subur

Sebenarnya cara kerja Kalkulator Masa Subur online terbilang cukup mudah. Bagaimana tidak? Sebab bunda hanya tinggal menyiapkan catatan seputar siklus haid saja lho. Adapun mengenai langkah-langkahnya seperti berikut:

  • Pertama-tama, silahkan catat tanggal HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir), yaitu hari pertama Ketika bunda mengalami menstruasi pada bulan sebelumnya
  • Jika sudah demikian, catat panjang atau lama siklus menstruasi rata-ratanya yang bunda alami
  • Apabila tidak tahu, maka sebagian besar Kalender masa subur akan menyarankan bunda untuk mencatat atau memiliki dalam 28 hari. Pasalnya, hal tersebut dianggap sebagai waktu rata-rata karena siklus normal
  • Pada umumnya berkisar antara 21 sampai 35 hari
  • Kalkulator Masa Subur pada umumnya akan mengasumsikan fase luteal selama 2 minggu. Dase lutea itu sendiri merupakan waktu antara ovulasi dan hari pertama menstruasi
  • Dari informasi tersebut, nantinya Kalkulator Masa Subur akan membuat perkiraan seputar hari paling mungkin subur dan mungkin mengalami ovulasi.

 

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa Kalkulator Masa Subur bisa digunakan untuk mencegah kehamilan dengan cara menghindari waktu berhubungan intim di waktu tertentu. Jadi, penggunaan Kalkulator Masa Subur ini tidak disarankan bagi bunda yang memiliki rencana kehamilan.

Hal itu bukan tanpa sebab, karena masih tetap ada risiko yang cukup tinggi Ketika melakukan hubungan intim saat sedang dimasa subur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *